Home / Daerah / Kurangi Kemiskinan, Bupati Pesawaran Terima Insentif Fiskal Rp 5,6 Milyar Dari Pemerintah Pusat

Kurangi Kemiskinan, Bupati Pesawaran Terima Insentif Fiskal Rp 5,6 Milyar Dari Pemerintah Pusat

IMG_20231109_185048
Banner-Panjang

Pesawaran (LM) : Bupati Pesawaran Dendi Ramdhona menghadiri rapat koordinasi nasional dan penyerahan insentif fiskal kategori kinerja penghapusan kemiskinan ekstrem tahun berjalan 2023 yang dilaksanakan di Istana Wakil Presiden Jl. Medan Merdeka Selatan Jakarta. Kamis  9 November 2023.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Pesawaran menerima penyerahan secara simbolis penghargaan insentif fiskal, kategori kemiskinan ekstrem tahun 2023 sebesar Rp5,6 miliar yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin.

“Sesuai dengan Inpres nomor 4 tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, yang berisi instruksi untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing, untuk melakukan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem dengan memastikan ketepatan sasaran dan integrasi program dengan melibatkan peran serta masyarakat,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, pemerintah Kabupaten Pesawaran telah menetapkan desa lokasi fokus prioritas penanganan kemiskinan ekstrim tahun 2023 sebanyak 20 desa. Penanganan kemiskinan tentunya menggunakan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) agar pihaknya dapat memfokuskan sumber daya dan mendorong percepatan pengurangan kemiskinan ekstrem di kantong-kantong kemiskinan dan dapat langsung ditindaklanjuti untuk diberikan intervensi dan bantuan secara langsung.

“Kemiskinan Kabupaten Pesawaran tahun 2023 sebesar 12,89% atau 59.290 jiwa, yang mengalami penurunan dari tahun 2022 yaitu sebesar 13,85%. Untuk angka kemiskinan ekstrim Kabupaten Pesawaran tahun 2022 sebesar 1,89%, atau mengalami penurunan dari tahun 2021 yaitu sebesar 2,28%,” ujar dia.

“Dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem, Kabupaten Pesawaran melaksanakan 3 strategi yakni pengurangan beban pengeluaran masyarakat, peningkatan pendapatan masyarakat dan penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan melalui program unggulan, salah satunya seperti bantuan “BerKah (Beras Sedekah), BenaR (Benah Rumah), BeRKaT (Bantuan Bedah Rumah Layak Sehat), Bapa Siji (Bantuan Pangan Siap Saji)” untuk kaum duafa dengan melibatkan UMKM setempat,” kata dia.

“Berdasarkan surat keputusan menteri keuangan RI nomor 350 tahun 2023, tentang rincian alokasi insentif kinerja fiskal tahun berjalan kategori peningkatan kesejahteraan masyarakat, rincian insentif fiskal yang didapatkan oleh Kabupaten Pesawaran total sebesar Rp11,6 miliar, diantaranya untuk kinerja penghapusan kemiskinan ekstrem sebesar Rp5,6 miliar dan untuk kinerja penurunan stunting sebesar Rp5.9 miliar,” katanya.

Sementara itu, Wakil Presiden RI Ma’aruf Amin dalam arahannya kategori kemiskinan ekstrem ini tentu diharapkan akan terus digunakan untuk memperbaiki kinerja daerah, dalam menangani kemiskinan ekstrem serta bisa lebih memacu pemerintah daerah untuk konsisten mempercepat penghapusan kemiskinan esktrem di daerahnya sehingga dapat mempercepat target nasional dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem 0% pada 2024.

TAG :

REKOMENDASI UNTUK ANDA

TERKINI LAINNYA