Cabuli Anak Dibawah Umur, Petani di Lampung Tengah Dibekuk Polisi

IMG_20230505_193306
Banner-Panjang

Lampung Tengah (LM) : AR (38) seorang petani  warga Kampung. Bumi Nabung Ilir Kecamatan. Bumi Nabung Lampung Tengah ditangkap polisi karena mencabuli anak dibawah Umur

Petugas menangkap AR saat bersembunyi di salah satu rumah warga di Kampung. Reno Basuki Kecamatan. Rumbia, Rabu (3/5/23) sekira pukul 15.00 WIB.

Kapolsek Rumbia Itu Hairil Rizal, mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya peristiwa memilukan tersebut bermula saat korban sebut saja B (15) sedang berkunjung kerumah sang kakek. Senin sore (1/5/23) sekira pukul 17.00 WIB.

“Saat itu korban sedang rebahan di kursi sambil bermain Hp, tiba-tiba pelaku datang menghampiri korban,kemudian meminta nomor WA korban, tetapi korban tidak memberikan nomot WA tersebut,”Jelas Kapolsek. Jumat (5/5/2023).

Selanjutnya, pelaku berkata terhadap korban “Mana nomor WA kamu, aku suka sama kamu, anak istri akan kutinggalin untuk kamu, aku mau nunggu kamu,”kata kapoksek menirukan ungkapan AR.

Namun, korban menjawab “Kamu jangan kayak gitu mas” Karena korban ketakutan, lalu korban memberi nomor WA nya kepada pelaku.

Setelah itu lanjut Kapolsek, korban diberikan uang  Rp. 100.000 oleh pelaku sambil berkata “Ini Buat sangu kamu” lalu pelaku pergi meninggalkan korban.

“Bukanya pergi, namun pelaku mencoba mengintip korban saat sedang mandi,”tambahnya.

Karena korban mengetahui bahwa yang mengintip adalah pelaku, kemudian korban berteriak.

“Mendengar teriakan korban tersebut, pelaku langsung pergi,” Lanjutnya

Namun, Kapolsek mengatakan, setelah korban selesai mandi dan sedang menggunakan handuk, tiba-tiba pelaku sudah  berada di depan kamar mandi.

Singkat cerita, pelaku langsung menarik kedua tangan korban ke arah tembok dan membungkam mulut korban sambil berkata “Diam….Diam….! jangan bilang siapa-siapa, nanti aku tanggung jawab!

Karena tenaga korban kalah kuat dengan pelaku, sehingga korban hanya pasrah diperkosa oleh pelaku sambil berdiri.

Korban yang trauma dan tidak terima dengan ulah petani yang sudah mempunyai anak istri tersebut, langsung menceritakan ke saudaranya.

“Selanjutnya, salah seorang saudara korban menyampaikan berita memilukan tersebut ke ibunda korban,” lanjut Kapolsek.

Ibu korban yang tidak terima masa depan putrinya dirusak oleh seorang lelaki yang telah memilki anak istri itu, kemudian langsung melaporkan petani bejat tersebut ke Polsek Rumbia.

Kini, pelaku berikut barang bukti berupa pakaian milik korban telah diamankan di Mapolsek Rumbia guna pengembangan lebih lanjut.

Kapolsek mengatakan bahwa pelaku saat melakukan aksinya, kakek korban sedang tidak berada dirumah.

“Pelaku dengan kakek korban memang teman dekat, sehingga pelaku kerap sekali berkunjung ke rumah kakek korban tersebut,”terangnya.

“Pelaku dijerat atas persetubuhan terhadap anak di bawah umur pasal 76 D Jo 81 UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Pemerintah pengganti UU No. 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak,”Sambungnya.

TAG :

REKOMENDASI UNTUK ANDA

TERKINI LAINNYA