Bandar Lampung (LM) : Paguyuban Bela Budaya Nusantara menyelenggarakan rapat akhir tahun pada Minggu (28/12/2024) malam di Jalan Cendana, Kelurahan Tanjung Senang, Bandar Lampung. Rapat ini dipimpin langsung oleh Penasehat Bela Budaya Nusantara, Anshori Djausal, dan dihadiri oleh Ketua Umum Mulyono, Bendahara Sudibyo, serta perwakilan pengurus dari beberapa kabupaten.
Dalam rapat tersebut, dibahas evaluasi program kerja tahun 2024 dan penyusunan rencana strategis untuk tahun 2025. Ansori Djausal menekankan pentingnya kebersamaan dan komitmen dalam melestarikan budaya nusantara.
“Kita harus terus menjaga nilai-nilai budaya nusantara agar tetap relevan dan menjadi identitas bangsa di tengah arus modernisasi. Kerja sama yang solid antara semua anggota menjadi kunci keberhasilan kita,” Ucapnya.
Dirinya juga menegaskan bahwa menjaga keanekaragaman hayati merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya melestarikan budaya nusantara.
“Budaya kita sangat terkait dengan alam. Banyak tradisi, kearifan lokal, dan seni yang berasal dari keanekaragaman hayati di Indonesia. Jika kita tidak menjaga alam, kita juga kehilangan identitas budaya kita,” Katanya.
Ia juga menyoroti peran masyarakat adat dan komunitas budaya dalam melindungi lingkungan. Menurutnya, pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan upaya menjaga keseimbangan ekosistem, mengingat banyak ritual adat dan tradisi yang bergantung pada keberadaan flora dan fauna tertentu.
“Dengan menjaga tradisi yang menghormati alam, kita tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam upaya pelestarian lingkungan,” tegasnya.