[vd-breadcrumbs]

Membaca Peluang Duet Aries – Nanda di Pilkada Pesawaran 2024

IMG_20230625_140423
Banner-Panjang

Opini (LM) : KOMISI Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk memilih gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia digelar serentak di seluruh daerah pada 27 November 2024.

Sementara perhelatan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) serta Pemilu Legislatif (Pileg) untuk memilih anggota DPR RI, anggota DPRD provinsi, anggota DPRD kabupaten/kota, dan anggota DPD RI digelar 9 bulan lebih cepat, yaitu pada 14 Februari 2024.

Selain itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga telah menetapkan 18 partai politik (parpol) nasional dan 6 partai politik lokal yang akan bertarung pada Pemilu 2024.

Berkaitan dengan Pilkada dan Pilpres maupun Pileg meskipun waktunya masih cukup lama, partai-partai peserta Pemilu 2024 mulai memanaskan mesin politiknya serta mulai membangun komunikasi dan jaringan untuk menggalang kekuatan.

Nah, bagaimana dengan Pilkada 2024 di Kabupaten Pesawaran?

Jika melihat perkembangan pergerakan politik sampai hari ini, semua masih terlihat samar. Para tokoh politik lokal Bumi Andan Jejama dan ‘sosok yang dianggap layak dan punya niat maju sebagai calon bupati dan wakil bupati’ masih malu-malu, menjaga jarak, dan belum berani “terus terang”. Bahkan sejauh ini baru Ketua DPC Partai Demokrat Aries yang telah secara terang-terangan menyatakan siap maju di Pilkada Kabupaten Pesawaran, sedangkan tokoh lain belum satupun yang berani secara tegas menyatakan kesiapannya maju di Pilkada Pesawaran.

Namun, hampir dipastikan bahwa Kabupaten Pesawaran menjanjikan pertarungan yang alot pada Pilkada 2024 mendatang karena tak ada lagi Petahana. Bupati yang menjabat saat ini, Dendi Ramadhona, sudah menjabat di periode kedua jadi dipastikan tidak bisa kembali mencalonkan diri.

Situasi seperti ini tentu menjadi keuntungan bagi sosok dan tokoh yang dianggap paling populer di publik Pesawaran, yakni Aries Sandi Darma Putera yang merupakan mantan Bupati Pesawaran Periode 2010 – 2015 yang kini menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pesawaran dan Nanda Indira yang saat ini adalah Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesawaran.

Hari ini, kedua sosok ini (Aries Sandi dan Nanda Indira) memang dianggap lebih populer di masyarakat Kabupaten Pesawaran serta lebih siap maju sebagai Bupati dibanding sosok dan tokoh politik lainnya yang ada di Kabupaten Pesawaran semisal Ketua DPC PAN Kabupaten Pesawaran Paisaludin yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Pesawaran, Ketua DPC Partai Golkar Pesawaran Yusak, atau eks politisi PDIP yang kini menyeberang ke Partai Nasdem Muhammad Nasir yang juga pernah mencalonkan diri sebagai bupati Pesawaran.

Memang, waktu menuju Pilkada 2024 masih cukup panjang, sekitar 16 bulan. Namun di dalam dunia politik, apalagi untuk mempersiapkan bertarung memperebutkan posisi Kepala Daerah (Bupati), rentang waktu ini tidak bisa dikatakan lama sebab persiapan yang dibutuhkan untuk mengarungi kontestasi sangat kompleks dan membutuhkan logistik yang tidak sedikit.

Apalagi jika kita membaca sepak terjang para tokoh politik (lokal) di Kabupaten Pesawaran yang digembar gemborkan bakal maju Pilkada (mohon maaf), tidak ada yang super spesial; semua datar dan biasa-biasa saja.

Berhitung peluang politik, jelas setiap sosok yang berniat maju tentu punya peluang untuk menang. Seberapa besar peluang yang ada, tentu juga dipengaruhi oleh popularitas, kekuatan jaringan, serta kekuatan finansial. Di titik inilah dibutuhkan berbagai strategi politik untuk bisa mendapat dukungan masyarakat. Kepiawaian meramu pasangan calon, menyusun program kampanye dan membangun isu-isu strategis menjadi sangat penting dalam upaya memenangkan kontestasi.

Jika mengkaji situasi dan kondisi Kabupaten Pesawaran saat ini, sangat terbuka peluang partai pengusung (nantinya) menduetkan pasangan Aries Sandi dan Nanda Indira. Karena duet keduanya tentu akan mampu membangun kekuatan suara yang cukup besar. Selain itu, tentu saja akan menguntungkan kedua pihak; Aries Sandi yang punya pengalaman sebagai Bupati Pesawaran tentu sangat dibutuhkan untuk membangun Pesawaran di masa depan.

Sementara itu, Nanda Indira yang selama hampir satu dekade ini merupakan Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran tentu sudah sangat mengenal setiap jengkal tanah Bumi Andan Jejama. Pengalamannya sebagai Ketua TP PKK juga sangat dibutuhkan untuk membangun Pesawaran menjadi lebih baik.

Dan tak kalah penting, keduanya sama-sama memiliki basis masa yang kuat sehingga secara psikologi duet keduanya akan menciptakan situasi emosi dan sosial masyarakat di Kabupaten Pesawaran selama masa kampanye nanti akan menjadi lebih sejuk dan adem.

Atas berbagai alasan tersebut maka secara politik duet kedua sosok paling populer di Kabupaten Pesawaran ini mungkin saja terwujud.

Kita tunggu akankah duet pasangan Aries Nanda benar terjadi di Pilkada 2024 mendatang? **

ANTON KURNIAWAN, Ketua JMSI Kabupaten Pesawaran.

TAG :

REKOMENDASI UNTUK ANDA

TERKINI LAINNYA

[ratio-thumbnail size="medium" ratio="8:5"]
[ratio-thumbnail size="medium" ratio="8:5"]
[ratio-thumbnail size="medium" ratio="8:5"]
[ratio-thumbnail size="medium" ratio="8:5"]

LPPM Unila Selenggarakan Pembekalan KKN

[ratio-thumbnail size="medium" ratio="8:5"]
[ratio-thumbnail size="medium" ratio="8:5"]
[ratio-thumbnail size="medium" ratio="8:5"]
[ratio-thumbnail size="medium" ratio="8:5"]