Mantan Polwan Polda Sulteng Mengaku Dipecat Karena Tolak Bebaskan Tahanan Pelaku Perkosaan

IMG_20220902_115651
Banner-Panjang

Nasional (LM) : Viral sebuah Video pengakuan seorang wanita yang mengaku mantan Polwan Polda Sulawesi Tengah yang dipecat karena menolak membebaskan tahanan kasus perkosaan.

Dalam video tersebut wanita bernama Yuni Utami ini mengatakan dirinya dipecat dari kepolisian pada tahun 2014 lalu, karena menolak perintah atasannya membebaskan pelaku perkosaan.

” Saya adalah anak tukang rongsokan yang lolos polwan tahun 2008,tapi saya harus menerima kenyataan dipecat dari institusi Polri pada tahun 2014,saya menolak perintah membebaskan tahanan perkosaan, keesokannya saya dimutasi ke Polres” Kata Yuni dalam unggahan tiktok nya.

Polda Sulteng Klarifikasi

Menanggapi video yang Viral tersebut, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Didik Supranoto menjelaskan, Yuni Utami adalah lulusan Bintara Polwan tahun 2008.

“Pada tahun 2012, dia mendapat kepercayaan untuk menjadi Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polsek Biromaru, Polres Donggala.” Jelas nya, dilansir dari berbagi sumber, Jumat (2/9/2022

Visum dokter menyimpulkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan seksual terhadap korban, namun Yuni Utami bersikeras menerapkan pasal perkosaan.

Ditambahkan nya, Polsek Biromaru saat itu telah menangani perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku, Kasusnya sendiri telah mendapatkan putusan hukum tetap dari Pengadilan Negeri Donggala sebagaimana putusan nomor : 67/Pid.B/2012/PN.Dgl tanggal 8 Agustus 2012 dengan hukuman 8 bulan penjara.

Menurut Kabid Humas Polda Sulteng, Yuni Utami diberhentikan dari kepolisian bukan karena perkara itu, tetapi karena tidak masuk dinas selama dua tahun

“Terkait Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap saudari Bripda Yuni Utami karena kasus disersi atau tidak masuk dinas selama 2 tahun sebagaimana Keputusan Kapolda Sulteng Nomor : Kep/13/IV/2014/Sahlur tanggal 21 April 2022. Jadi bukan karena terkait penanganan kasus asusila atau menolak membebaskan kasus pemerkosaan,”Tegasnya.(*)

TAG :

REKOMENDASI UNTUK ANDA

TERKINI LAINNYA