Tanggamus (LM) : Kebakaran menghanguskan warung milik Dayat yang berada di dekat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Minggu (18/10/2026) sore sekitar pukul 17.30 WIB.
Kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting listrik. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api sekaligus mencegah kobaran merembet ke area SPBU.
Anggota Damkarmat Kota Agung, Tasmin Hadi, mengatakan dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari gangguan listrik. Berdasarkan keterangan yang diterima petugas, tidak ada aktivitas memasak di warung sebelum kebakaran terjadi.
“Perkiraan sementara dari korsleting listrik, karena menurut keterangan tidak ada menggunakan masak-masak,” kata Tasmin di lokasi pemadaman.
Sementara itu, Rizal, salah seorang warga, mengatakan saat kejadian tidak ada pemilik warung yang berada di dalam bangunan tersebut.
Menurut Tasmin, petugas langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan kebakaran. Penanganan dilakukan secara cepat mengingat posisi warung yang berdekatan dengan SPBU, sehingga api berpotensi membahayakan area pengisian bahan bakar.
Dalam upaya pemadaman, Damkarmat mengerahkan 12 personel dari Pos Kota Agung dengan dua unit mobil pemadam kebakaran. Petugas juga mendapat bantuan dari pegawai SPBU yang menggunakan tiga unit alat pemadam api ringan (APAR), serta warga setempat.
Selain menggunakan air, petugas memanfaatkan campuran detergen yang disiapkan secara manual untuk membantu proses penanganan api dengan mempertimbangkan kondisi di sekitar lokasi.
Setelah sekitar satu jam berjibaku, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 18.30 WIB.
Tasmin memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, nilai kerugian materiil hingga kini belum diketahui karena masih memerlukan pendataan lebih lanjut bersama aparat terkait.
“Untuk korban jiwa tidak ada. Kalau kerugian ini masih belum bisa kita sampaikan, karena masih perlu didata bersama aparat penegak hukum untuk menentukan kerugiannya,” tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan korsleting listrik merupakan perkiraan awal petugas, sedangkan total kerugian akibat kebakaran belum diketahui.
(Herman)





