Bandar Lampung (LM) : Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Pesawaran, Magel Hen, bersilaturahmi dengan CEO media Lampung One, Munzir SE, di Resto Lembah Vietnam, Kemiling, Bandar Lampung, Senin (2/11/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman mengenai dinamika dunia media, khususnya di Provinsi Lampung.
Magel Hen mengatakan, kunjungannya merupakan bagian dari upaya menjalin komunikasi dengan para senior di dunia media sekaligus menimba ilmu dan pengalaman.
“Bang Munzir Sebagai seorang yang senior di media, saya bersilaturahmi sekaligus meminta ilmunya untuk berbagi pengalaman,” katanya.
Munzir SE menyambut baik kunjungan tersebut. Dalam pertemuan itu, keduanya membicarakan berbagai dinamika yang tengah hangat di Lampung, termasuk kondisi industri media di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Munzir mengatakan, kebijakan efisiensi anggaran memberikan dampak besar terhadap keberlangsungan perusahaan media. Pendapatan perusahaan media mengalami tekanan, sementara biaya operasional dan kebutuhan untuk menjalankan perusahaan tetap harus dipenuhi.
“Efisiensi anggaran sangat berdampak terhadap pengusaha media. Pendapatan perusahaan media mengalami tekanan, sementara biaya operasional dan kebutuhan untuk menjalankan perusahaan tetap harus dipenuhi. Kondisi ini tentu menjadi tantangan berat bagi para pengusaha media untuk mempertahankan keberlangsungan usahanya,” ujar Munzir.
Menurutnya, dampak tersebut juga dirasakan para wartawan karena kondisi keuangan perusahaan media turut berpengaruh terhadap penghasilan insan pers.
Munzir juga menilai pentingnya menjaga hubungan baik dan komunikasi antara organisasi media maupun sesama jurnalis. Menurutnya, hubungan yang baik dapat menjadi ruang untuk saling bertukar informasi, berbagi pengalaman, serta memperkuat solidaritas dalam menghadapi berbagai tantangan dunia pers.
“Hubungan baik antar organisasi media dan sesama jurnalis sangat penting. Kita harus terus menjalin komunikasi, saling berbagi informasi dan pengalaman, karena tantangan dunia media saat ini membutuhkan kebersamaan dan solidaritas,” ujarnya.
Melalui pertemuan tersebut, diharapkan komunikasi dan hubungan baik antarpelaku media di Lampung semakin kuat, sehingga dapat bersama-sama menghadapi dinamika dan tantangan industri pers ke depan.





